Basic KnowledgeDenim Related

Mitos atau Fakta: Fade Keren Harus Sea Wash?

Sea wash mungkin menjadi topik yang paling sering diperbincangkan oleh denim heads. Selain karena berbagai mitos dan beredar, ritual ini juga bisa jadi ajang seru-seruan bersama dan tentu dapat menambah pengalaman unik bagi pemilik jeans. Walaupun kebanyakan orang pasti akan sangat asing kala melihat ada seorang yang menggosok-gosokkan jeans dengan pasir, bahkan berenang di pantai mengenakan jeans.

Tak satu atau dua, mayoritas pecinta denim, terutama para ‘pendatang baru’ bahkan merasa belum sah jadi denim head jika belum melakukan sea wash. Tujuannya jelas: untuk mendapatkan fade yang keren pada jeans yang mereka miliki. Namun apakah benar jika fade keren harus melewati proses sea wash?

Sea wash. Kredit foto @wendiadamm via Darahkubiru.

Bila ditelusuri, istilah sea wash sebenarnya berasal dari (lagi-lagi) salah satu campaign brand denim ternama dari Jepang. Brand ini mengeluarkan satu artikel jeans yang berisi gimmick bahwa denim yang mereka gunakan adalah denim yang sudah mendapatkan treatment di salah satu pantai di negerinya. Tak salah jika hal tersebut menjadi perbincangan karena dahulu mungkin belum ada campaign yang berani menghubungkan antara denim dengan pasir pantai.

Asumsi penulis, artikel jeans tersebut dianggap sukses menghasilkan fades yang digandrungi orang banyak. Lama-kelamaan, niat awal yang hanya ditujukan untuk campaign semata ini dianggap sebagai truth di dunia denim.

Jeans dan Pasir Pantai. Kredit foto Heddels.

Kunci dari sea wash adalah proses pemudaran yang dibuat ekstrem dari gosokan pasir pantai. Jika demikian, sebenarnya proses tersebut bisa saja digantikan dengan metode lain, dicuci dengan batu kerikil misalnya. Terdengar bodoh memang, tapi kira-kira apa yang akan terjadi jika salah satu brand ternama membuat campaign persis? Who knows, dalam tahun-tahun ke depan sea wash tergantikan oleh “gravel wash”.


Terlepas dari benar atau tidaknya, memang secara logis pasir pantai yang terus menerus digosokkan ke permukaan jeans pasti akan membuat fabric menjadi lebih cepat mengalami proses pemudaran. Walaupun sempat beredear pula isu yang mengatakan kadar garam pada air laut dapat mengakibatkan jeans menjadi ringkih dan mudah koyak. Belum lagi jika jeans digosok terlalu keras oleh pasir pantai yang pasti membuat serat kain menjadi lebih cepat terkikis.

Dari argumen-argumen di atas, sea wash bisa jadi pilihan untuk mempercepat proses pemudaran pada jeans, tapi tentu bukan satu-satunya.

Fade keren harus sea wash? Think again.

Photo credits: Apollo Photography/unsplash.com

21 posts

About author
Mas-mas startup IT yang suka vintage workwear, menswear, leather shoes/boots, dan vintage watches.
Articles
Related posts
Basic KnowledgeDenim Related

Mitos atau Fakta: Selvedge > Non-selvedge?

Sebelum mengenal dunia denim melalui forum Darahkubiru, mengenal denim selvedge pun tidak. Begitu mengetahuinya, tentu ada kebanggaan tersendiri ketika mempunyai atau mengenakan…
Basic KnowledgeDenim Related

Mitos atau Fakta: Baru Boleh Cuci Raw Denim Setelah 6 Bulan?

“Wah mantep jeans baru nih. Jangan dulu dicuci ya sampe 6 bulan”, Ucap seorang denimhead memberi saran kepada temannya yang baru saja…
Denim RelatedNews

Mitos atau Fakta: Apakah Memakai Pakaian Lebih Lama Bisa Menyelamatkan Bumi?

Pernah gak kalian berpikir, “Kayaknya bagus kalau gue punya 10 baju biar gampang dipadu-padanin dengan yang lain.” Apalagi kalau baju yang lagi…