Keduluan bro
alphavaldi nih nge-review nya
sori bro egar baru sempet review
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Awal cerita pas di event LOOKATS gw nyamperin si egar di booth nya chevalier. Ada sepasang sepatu yg mencuri perhatian gw yaitu derby bootsnya chevalier. Sekelebat mata ini sepatu gak kayak sepatu lokal (imo). Sempet pegang2 dan elus2 tuh sepatu, sambil ngomong dalem hati "ini kalo modelnya captoe boots pasti gw sikat detik ini jg nih". Gw sempet ngobrol2 sama egar nanya2 harga dll. Dan begonya gw ga tau ternyata chevalier bisa MTO
Lanjooott... *ariel noah*

Sampe suatu ketika gw liat bro
main_gate nge-review sepatu chevalier, dan itu modelnya captoe boots

. Gw kaget luar biasa! *lebay*. Langsung deh bbm si empunya cheva.
Singkat cerita, sepatu orderan gw diproses dan memakan waktu sekitar 3 mingguan (order tgl 10 okt, nyampe di tangan gw tgl 4 nov).
Hasilnya begini...
CHEVALIER Captoe Boots
DetailsSpec:
- Captoe boots
- Horween Brown Cxl leather (upper)
- 4 eyelets, 3 hooks
- Lamb skin linning
- Genuine Australian leather sole (half rubber)
- Goodyear Welt Construction
- Brown wax coated lace
- Genuine leather welt
- Chevalier's Footbed Technology
- Chevalier's Arch Support Technology
Fit picsJujur aja ilmu per-sepokat-an gw blm se-sadis anak2 sini yg sering berlomba-lomba ngebahas sepatu tertentu.
Degan harga yg dipatok chevalier gw udah puas dengan hasilnya. Baik dari last (sexy bgt imo

), material, konstruksi dan kerapihan, details, kenyamanan (footbed yg super nyaman jadi nilai plus bgt imo), dll. Untuk durability pastinya blm bisa bicara banyak.
Namun seperti kata pepatah "tak ada gading yg tak marten".
Ada sedikit masukan dari gw untuk chevalier :
- Pemilihan warna sole, imo warna sole terlalu pucet sehingga kurang mecing dengan upper.
- Tali kurang panjang
- Packaging, untuk sepatu dengan 'kelas' seperti ini packagingnya terlalu 'diabaikan' imo. gampang penyok dan isinya ikutan penyok (hal ini terjadi pada sepatu gw). Untuk kedepannya mudah2an bisa diperhatikan, ga perlu packaging box kayu, mungkin sejenis karton yg tebel banget tuh (gw lupa namanya). Atau untuk sementara pas pengiriman pake kode 'fragile' biar perlakuan terhadap barangnya gak asal2an.
Maaf kalo kata2nya banyak yg ngasal dan maaf jg kalo foto2nya kurang asik, profesi gw bukan penulis atau fotografer soalnya

Akhir kata,
Semoga Chevalier dan brand2 sepatu lokal lainnya makin terus berkibar
Wassalam..