Denim Related, Featured, Wawancara

Dimen Jeans

June 11, 2013
Dimen BAKUU patch

Seiring perkembangan sub-kultur denim, makin banyak brand-brand lokal yang berlomba-lomba untuk merilis produk jeans mereka sendiri. Salah satu dari banyaknya brand denim lokal baru yang menurut kami potensial dan memiliki konsep yang berbeda adalah Dimen Jeans. Konsep yang ditawarkan oleh Dimen ini menurut kami cukup forward thinking dengan membuat pilihan denim dengan detail simple, cut modern dan juga pilihan bahan denim yang beragam. Simak sedikit bincang-bincang kami dengan para pemain di balik Dimen berikut ini.

Halo, mungkin bisa dijelaskan sedikit mengenai konsep dibalik Dimen?

Konsep kita sebenarnya sederhana, kita ingin menyediakan jeans yang bisa diterima oleh semua kalangan. Hampir semua orang menyadari jeans yang ada sekarang sudah lebih dari sekedar pakaian tetapi sudah mempunyai nilai fungsional, seni, dan historis sekaligus. Maka produk-produk Dimen sendiri di buat dengan dasar pertimbangan aspek tersebut yang kemudian di terjemahkan kedalam bentuk representasi dari sebuah “modern art”.

Apa yang membuat anda sebagai sosok di balik Dimen untuk membuat brand jeans baru, terlebih sekarang ini brand jeans sudah sangat banyak?

Memang industri denim lokal sudah sangat berkembang dibandingkan beberapa tahun yang lalu, tetapi didalam scene tersebut masih menyisakan celah pasar yang secara idealis bisa kita penuhi. Dimana competitive advantage Dimen adalah penguasaan yang tinggi atas teknik dan fasilitas untuk menghasilkan produk yang superior dari segi kualitas dan finishing.

Dimen Tsuneki Patch

Dimen Tsuneki Patch

Dimen BAKUU patch

Dimen BAKUU patch

Kira-kira apa yang membedakan Dimen dengan jeans2 kebanyakan di pasaran?

Produk-produk dimen selalu dibuat dengan dasar fungsionalitas, seni dan historis sekaligus. Sehingga produk akhir kita adalah sebuah jeans yang nyaman dari segi fungsional, memiliki detail dan finishing yang akurat dan berbeda, dan di saat yang sama juga memiliki nilai-nilai historis yang tinggi, dimana jeans itu sendiri kita pahami sebagai suatu artefak sejarah yang turut membentuk suatu kebudayaan manusia.

Bisa dijelaskan sedikit tentang produk andalan dari Dimen?

– Tsuneki (Dry Selvedge) : Untuk produk andalan yang pertama kita menggunakan japanese grey selvedge denim, dengan cutting slim tapered leg. Dimana karakteristik bahan ini akan memiliki fading yang unik karena bahan tersebut dibuat menggunakan mesin tenun tua, sehingga memiliki tekstur fabric yang sering kita sebut dengan “slub”.

Dimen Tsuneki Selvage

Dimen Tsuneki Selvage

Dimen Tsuneki Fabric Closeup

Dimen Tsuneki Fabric Closeup

Dimen Tsuneki Arc

Dimen Tsuneki Arc

– Bakuu (Overdyed) : Untuk produk andalan yang kedua, kita menggunakan Indigo broken twill denim, dengan cutting slim leg yang kita treatment khusus dengan teknik garment-dye yang kita custom made khusus untuk artikel ini, sehingga menghasilkan karakteristik warna overdye. Yang menarik adalah dimana hasil akhir overdye ini pun pada akhirnya akan menghasilkan karakter fading yang unik.

Dimen BAKUU back

Dimen BAKUU back

Dimen BAKUU hardware

Dimen BAKUU hardware

Dimen BAKUU front

Dimen BAKUU front

Menurut kalian hal yang paling sulit dalam produksi jeans apa nih?

Yang sulit adalah ketika kita dihadapkan pada jenis bahan/material yang berbeda, dimana setiap bahan memerlukan treatment dan tehnik yang berbeda-beda pula. Kita menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan “ingredient” khusus untuk setiap bahan/material. Tidak hanya sampai disitu, tantangan selanjutnya adalah membuat suatu tehnik tertentu sehingga dapat menghasilkan rekonstruksi fading yang alami.

Menurut kalian apakah trend jeans raw ini akan terus diminati ke depannya, atau trend washed jeans kembali akan merajai pasar jeans?

Kita sudah berkecimpung di industri ini sejak tahun 1993. Dengan pengalaman yang kita punya kita bisa melihat trend raw jeans ini akan tetap ada disini untuk beberapa waktu kedepan. Disaat yang sama pasar juga memperlihatkan kecenderungan untuk produk jeans lainnya. Misalnya, washed, rinse, dan overdye jeans. Memang sekarang permintaan akan treated jeans seperti itu masih kecil tetapi kita bisa melihat permintaan nya terus tumbuh secara konstan.

Dimen Tsuneki Peek-a-boo selaveg coin pocket

Dimen Tsuneki Peek-a-boo selaveg coin pocket

Kalau diminta pilih preferensi kalian antara jeans raw dan washed jeans, apa yang menjadi pilihan kalian? dan mengapa?

Saat ini kita belum bisa menetukan, hahaha.. karena menurut kita antara raw dan washed jeans mempunyai daya tarik masing-masing. Raw akan memiliki karakteristik sesuai dengan si pemakai, tentu saja dengan kesulitan dan ketidaknyamanan yang harus ditanggung si pemakai sehari-hari dalam proses break-in nya. Sedangkan washed jeans yang bagus itu sendiri membutuhkan effort yang luar biasa dalam proses produksinya untuk mendapatkan hasil akhir yang bagus. So either way is good.

Cuci tiap hari atau cuci tiap setahun sekali?

Cuci setahun sekali šŸ™‚

Kalau ada kesempatan berkolaborasi, dengan siapakah anda akan berkolaborasi?

Kalaupun kita ingin berkolaborasi nantinya, sebisa mungkin kita ingin berkolaborasi dengan artist di luar denim agar produk kolaborasi kita mempunyai atribut baru yang berbeda.

Pesan2 bagi para denim enthusiast?

Well.. be a smart buyer that always insist on quality. It will squeeze the competitive juice out of the purveyors for the sake raising the bar in thisĀ illustriousĀ denim industry.

Dimen Jeans bisa didapatkan di http://www.dimenjeans.com/ dan The Denim Vault Kemang

You Might Also Like

  • kupret

    bahan jepangnya mills mana ya??

    kurang jelas dan lengkap di websitenya juga

  • MohaiCAFF

    Model cw blm ada ya? Kalo order pasti lama ya? šŸ™