Denim Related, Featured

My Favorite – Caesario Ibrahim “Retroflux”

September 5, 2012

Pada kesempatan kali ini team Darahkubiru mewawancarai salah satu mamber yang sudah lama aktif di forum, yaitu Caesario Ibrahim “Retroflux”. Mungkin nama tersebut sudah tidak asing lagi di telinga kalian, Rio sudah menjadi pembaca dan kontributor setia di forum dan sekaligus merangkap sebagai seorang Editor di Footurama. Kami memilih Retroflux untuk dijadikan artikel My Favorite kali ini karena menurut kami beliau mempunyai selera yang menarik.

Denim Collection

Terima kasih atas undangannya untuk menulis “My Favorite”. Saya sudah menjadi member darahkubiru sejak awal dan merasa terhormat telah diundang untuk menulis di sini dan saya akan berbagi mengenai denim favorit saya. Mungkin koleksi ini tidak terlalu spesial dibandingkan dengan crazy denim heads di darahkubiru dan INDIGO, tetapi saya suka sekali akan denim.

Sekarang ini saya sedang sering memakai Levi’s Vintage Clothing 1947 501XX Rough Rinsed. Celana ini merupakan salah satu jeans yang masih bisa saya pakai. Kebanyakan jeans saya sudah tidak muat lagi karena berat badan bertambah. Material dari denim ini sangat lembut (karena sudah di rinse) yang membuatnya perfect for Jakarta’s hot weather. Quite a steal as well, karena saya membelinya hanya 60 euro awal tahun ini di Citadium, Paris.

LVC 501

Levis Engineered Pants

Sebelumnya, saya memili Grifter dari salah satu jeansmaker terbaik, Mr. Ande Whall. Terima kasih kepada Yaya (yax) Toure for hooking me up with this. Jeans ini dirilis tahun 2009 ketika Mr. Whall masih menggunakan bahan dari Cone Mills. Saya memakainya selama lebih dari setahun dan mencucinya lebih dari 5 kali yang membuat red selvage denim-nya fading ke warna jeans yang sangat bagus. Sayang sekali saya sudah tidak bisa memakainya lagi tapi saya tidak pernah kepikiran untuk menjualnya. Sama halnya dengan Nudie Jeans Co. lama yang saya miliki. Sebuah limited pair/discontinued pair Thin Finn Dry Stretch Selvage. Menurut saya warnanya sangat indah.

Ande whall – cone mills

Nudie TFDSS

Selain jeans-jeans di atas saya juga menyimpan beberapa pre-woned jeans yang saya beli dari orang lain. Jeans yang sudah dipakai dan dicuci yang membuatnya memliki vintage look yang real. Sugarcane 1947 saya dapatkan di forum darahkubiru dan sebuah Edwin 505x jeans yang saya beli dari Archive Store (R.I.P.). Celana lain yang saya suka yaitu Engineered “Free to Move” Jeans dari levi’s dan sebuah Tsubi Jeans yang saya beli dari seorang teman yang ternyata custom drawn by my other friend. Ceritanya cukup lucu, tapi terlalu panjang jika diceritakan di sini.

Sugarcane 1947

Edwin 505

Tsubi

Belum terpikir jeans apa yang akan saya coba selanjutnya, tapi saya mnyimpan sepasang deadstock Aika “JIN” denim yang terbuat dari 14,5oz selvage denim, Zimbabwean cotton dan Made In Japan. Dari yang saya baca, jeans ini dicelup 20 kali di natural indigo dan dibuat berdasarkan Levi’s 501 tahun 1950an. Jeans ini juga tampil dengan pocket lining yang unik. Saya belum melakukan apa-apa pada jeans ini, belum pernah dipakai, belum pernah dicuci, hanya dicoba saja. Perusahaannya sudah tutup sekarang, jadi tidak ada lagi produk dari Aika.

Aika Jeans

Aika lining pocket detail

Selain denim-denim saya, barang favorit saya di lemari adalah kolekso Vintage American T-Shirts yang kebanyakan saya dapatkan di flea market. Selain itu Nike Blazer co.jp sneaker yang rilis di tahun 1999-2003, termasuk kolaborasi Stussy dengan Nike yang dirilis tahun 2002 (damn that’s 10 years ago!). Yang membuat Blazer co.jp ini nuik adalah swoosh yang lebih slim dari Blazer pada umumnya. Saya juga suka beberapa koleksi jam tangan saya, tidak mahal, but i love it. Vintage Longines, Orvis from london, Markaware x Mens Non-no dan sebuah vintage Girard Perregaux yang diberikan oleh ibuku yang dia terima dari ayahnya. Last but not least, my favorite “local” brand (not actually, but whatever), Massa Jeans. Tidak diragukan lagi bahwa banyak brand denim lokal terinspirasi dari brand satu ini. So for jeans’ sake, Yogo, Bring it back please!

Vintage tees

Watches

Massa tee

Sebenernya masih banyak barang yang saya ingin share seperti majalah dan musik tetapi saya rasa saya sudah cukup membuat pembaca bosan dengan tulisan panjang ini. Jadi sekian dari saya, Oh satu lagi, my recent favorite is the Ebbets Field Flannel for Indigo Cap!

Sekian cerita tentang Caesario Ibrahim dengan barang favorite nya, kita tunggu di Artikel yang akan datang siapa lagi yang akan masuk dalam artikel ini?

 

 

You Might Also Like

  • good taste! really like your collection

  • denimdenim

    leh juga u..